Minggu, 17 April 2011

Format Penulisan dan Cara Pengetikan Laporan Penelitian

Laporan adalah salah satu alat resmi untuk menyampaikan informasi yang isinya memberikan gambaran tentang apa, dimana, bilamana, mengapa dan siapa yang bertanggungjawab terhadap kejadian-kejadian tersebut. Dengan demikian laporan mempunyai fungsi yang cukup penting, sehingga laporan perlu mempunyai syarat-syarat benar dan obyektif, jelas dan cermat, langsung mengenai persoalan, tegas dan konsisten, tepat waktu dan tepat penerimanya.

CONTOH FORMAT PENULISAN LAPORAN PENELITIAN :
JUDUL
BAB I. PERMASALAHAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Indentifikasi Masalah
C. Batasan Masalah dan Paradigma Penelitian
D. Tujuan Penelitian
E. Keguanaan Hasil Penelitian

BAB II. LANDASAN TEORI
A. ….
B. ….
C. ….
D. Asumsi dan Hipotesis Penelitian
1. Asumsi
2. Hipotesa Penelitian

BAB III. PROSEDUR PENELITIAN
A. Populasi dan Sampel
B. Validitas dan Reliabilitas Instrumen
C. Teknik Pengumpulan Data
D. Pengujian Persyaratan Analisis
E. Teknik Analisis Data

BAB IV. HASIL PENELITIAN, PENGUJIAN HIPOTESIS DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Hasil Penelitian
B. Hasil Pengujian Hipotesis
C. Pembahasan Hasil Penelitian

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
1. Lampiran Instrumen Penelitian
2. Lampiran hasil pengujian validitas dari reliabilitas instrumen
3. Lampiran data mentah
4. Lampiran analisis data termasuk perhitungan pengujian hipotesis
5. Lampiran yang lain, seperti perijinan dan lain-lain.


CARA PENGETIKAN LAPORAN PENELITIAN :

1. Laporan diketik dua spasi pada kertas ukuran kuarto

2. Batas pengetikan
a. Margin kiri 4 cm
b. Margin kanan 3 cm
c. Margin atas 2,5 cm (dihitung dari penulisan nomor halaman)
d. Margin bawah 3 cm
e. Untuk halaman pertama tiap-tiap Bab (halaman yang memakai bab) batas pengetikan bagian atas (margin atas) 5 cm

3. Bab, Subbab dan rinciannya
a. Bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar semua, juga tanpa digaris bawahnya.
b. Subbab diketik di atas pinggir (margin kiri) dengan huruf besar semua, juga tanpa digaris di bawahnya.
c. Rincian subbab dan seterusnya diketik sebaris dengan baris di atasnya. Dalam hal rincian tersebut huruf besar dan judul tersebut digaris dibawahnya.

4. Jarak pengetikan bab, subbab dan rinciannya
a. Bab dengan subbab 4 spasi
b. Subbab dengan kalimat di bawahnya 2,5 spasi
c. Kalimat dengan rincian subbab dan seterusnya 2,5 spasi

5. Pengetikan kalimat
a. Alinea baru diketik di pinggir (tidak menjorok) sebaris diatasnya dengan jarak 2,5 spasi dengan baris di atasnya.
b. Petikan lebih dari 3 baris diketik satu spasi dan seterusnya diketik menjorok ke dalam 7 ketukan (untuk baris pertama dan 4 ketukan untuk baris berikutnya) dari baris diatasnya tanpa diberi tanda petik.
c. Semua petikan harus diberi nomor di belakangnya, dan tersebut harus diletakkan 1/2 spasi diatas huruf.
d. Catatan kaki diketik 1 spasi dan nomor catatan kaki harus sama dengan nomor kutipan di atasnya. Sedangkan jarak antara pengetikan 2 cm pada bagian bawah adalah :
1. Baris terakhir dari kata-kata dalam teks, atau
2. Kalau ada catatan kaki berisi baris terakhir dari catatan kaki

6. Penomoran Halaman
a. Bagian pendahuluan yang meliputi : halaman judul, kata pengantar dan daftar isi memakai angka Romawi kecil dan diketik di sebelah tengah bawah pada margin bawah atau sedikit di bawahnya. Contoh huruf Romawi kecil i, ii, iii, dan seterusnya.
b. Bagian tubuh/pokok dan bagian penutup dengan angka latin dan diketik pada batas pinggir margin kanan atas : 1,2,3, dan seterusnya.
c. Nomor halaman pada halaman pertama dari tiap bab diketik di bagian tengah bawah tepat pada margin bawah atau sedikit dibawahnya.
d. Nomor halaman lampiran ditulis seperti pada nomor halaman pertama dari tiap bab.

Daftar Pustaka :
Drs. Soetrisno, M.Psi, Ir Brisma Renaldi, Manajemen Perkantoran Modern, 2003, Jakarta, Lembaga Administrasi Negara (Jl. Veteran No. 10 Jakarata 10110)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar